Penawaran dan Biaya dalam Jual Beli Rumah KPR

Sumber Gambar : Google Images

KPR merupakan suatu kredit yang ditawarkan oleh bank yang bertujuan untuk membantu para nasabahnya memiliki rumah secara kredit. Dalam proses jual beli rumah KPR, biasanya bank akan memberikan beberapa penawaran yang dapat dipilih oleh debitor ketika melakukan KPR. Saat melakukan kredit kepemilikan rumah, juga terdapat beberapa biaya yang harus dibayarkan oleh debitor kepada kreditor.

Suku Bunga

Penawaran pertama yang harus diperhatikan oleh para debitur dalam jual beli rumah dengan kredit pemilikan rumah adalah suku bunga yang ditawarkan. Suku bunga yang biasanya ditawarkan oleh bank, besarnya tergantung pada besaran bunga pasar kecuali jika bunga tersebut merupakan bunga flat. Patokan dari bunga pasar yang terjadi, mengacu pada BI rate atau besaran suku bunga yang ditetapkan oleh Bank Indonesia selaku bank sentral yang ada di Indonesia. Namun, walaupun BI rate turun, beberapa bank tidak menurunkan suku bunga kredit dengan segera. Hal tersebut yang harus Anda perhatikan ketika melakukan kredit di bank.

Syarat dan Ketentuan

Kedua adalah mengenai syarat dan ketentuan yang diberikan oleh bank yang Anda pilih sebagai bank penyedia KPR. Pelajari mengenai syarat dan ketentuan yang ditetapkan oleh bank tersebut untuk meminimalisir adanya kesalahan dan kerugian yang harus Anda tanggung misalnya biaya pinalti karena keterlambatan membayar angsuran. Ketiga adalah cek mengenai biaya KPR yang diberikan. Terdapat biaya-biaya tertentu yang harus dibayarkan oleh debitur ketika melakukan kredit.

Biaya yang terdapat dalam jual beli rumah KPR yang harus Anda ketahui ketika Anda melakukan kredit rumah, diantaranya yaitu:

· Biaya tanda jadi baik untuk rumah bekas yang dibayarkan ke perantara ataupun rumah baru yang dibayarkan ke pihak pengembang atau developer sebagai tanda bukti pemesanan unit rumah.

· Uang muka atau down payment (DP) dengan besaran 20-30% dari biaya rumah atau tergantung dari ketentuan bank penyedia KPR.

- Biaya provisi dan asuransi. Besaran biaya provisi rata-rata kurang lebih 1% dari besaran nilai pinjaman. Sedangkan untuk biaya asuransi, biasanya untuk biaya asuransi jiwa dan asuransi kebakaran untuk melindungi rumah.

0 Response to "Penawaran dan Biaya dalam Jual Beli Rumah KPR"

Posting Komentar